SIAK, (CHANNEL24.CO.ID) — Ditengah maraknya kejadian kebakaran hutan dan lahan, kabar pilu terdengar dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak. pasalnya, anggaran operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak dilaporkan hanya mampu mengcover operasional BPBD hingga bulan September 2026 (27/8/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menyiapkan skenario penganggaran khusus guna memastikan kesiapsiagaan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap maksimal.

Pemkab Siak berencana mengalokasikan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) pada APBD Perubahan 2026 untuk mengatasi kekurangan dana operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak (27/8/2026).

Langkah strategis ini diambil mengingat anggaran operasional BPBD Kabupaten Siak diprediksi hanya mampu memenuhi kebutuhan hingga September 2026 mendatang. Sementara itu, ancaman fenomena iklim El Nino diprakirakan akan terus berlangsung hingga akhir tahun 2026.

Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menjelaskan bahwa pergeseran anggaran BTT menjadi solusi agar operasional pencegahan dan penanganan bencana di lapangan tidak terganggu.

“Untuk menutup anggaran operasional BPBD yang hanyanya mampu sampai bulan September, nanti akan dialokasikan BTT. Memang ada anggaran BTT, tapi tidak terlalu besar. Pada APBD Perubahan, BTT nantinya akan digeser ke bidang yang dibutuhkan, salah satunya dialokasikan ke operasional BPBD,” ujar Syamsurizal usai Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ia menambahkan, pergeseran dana ini merupakan langkah cepat pemerintah daerah untuk mencegah terjadinya kekosongan anggaran operasional BPBD. Dengan jaminan ketersediaan dana tersebut, BPBD Siak dipastikan dapat terus menyiagakan personel dan peralatan dalam menanggulangi ancaman karhutla.

Melalui peningkatan penanganan dan kesiapsiagaan ini, Pemkab Siak berharap dampak dari ancaman fenomena El Nino dapat diminimalisir sehingga kondisi wilayah Kabupaten Siak tetap aman dan terkendali hingga akhir tahun.

Pemkab Siak juga menghimbau kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga lahan masing masing, agar karhutla tidak semakin melebar, dan bagi para pemancing yang beraktivitas di hutan dan lahan, diharapkan tidak membuang puntung rokok dan sumber api lainnya agar tidak menimbulkan kebakaran hutan dan lahan baru.

 

Tim Redaksi