SIAK, (CHANNEL24.CO.ID) – Era baru birokrasi di Kabupaten Siak kian ditegaskan. Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya untuk membuang jauh-jauh budaya “cari muka” demi meraih jabatan. Ia menegaskan bahwa promosi karier kini murni berbasis pada prestasi, kompetensi, dan manajemen talenta.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pesan menohok tersebut disampaikan Afni saat memimpin prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah 83 Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Kepala Puskesmas di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Rumah Rakyat Abdi Praja, Selasa (1/9/2026) siang.

Acara yang turut dihadiri Wakil Bupati Siak Syamsurizal dan Ketua TP PKK Kabupaten Siak Siti Sarifah ini menjadi momentum penting pergeseran budaya kerja birokrasi di Kabupaten Siak.

Dalam arahannya, Afni meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera merombak mindset atau pola pikir dalam menjalankan tugas. Menurutnya, jabatan adalah amanah berat untuk melayani rakyat, bukan panggung untuk mengobral kedekatan personal dengan pimpinan.

“Jangan menjadi pengabdi kepada pimpinan. Bekerja dan mengabdilah kepada masyarakat, berikan pelayanan terbaik. Jalankan tugas dengan sungguh-sungguh demi masyarakat Kabupaten Siak yang kita cintai ini,” tegas Afni.

Ia menepis anggapan lama yang menyebutkan bahwa kunci sukses promosi seorang ASN terletak pada kepiawaian mendekati pimpinan secara personal. Di era kepemimpinannya, pola lama tersebut dipastikan gugur.

“Hari ini kita berusaha, rumusnya untuk bisa mendapatkan jabatan bukan mencari muka. Kinerja Bapak Ibu semuanya akan menjadi bahan evaluasi berkala kami. Kinerja bagus, target tercapai, Anda hanya tinggal menunggu waktu saja untuk dipromosikan,” tambahnya.

Pemkab Siak kini mantap menerapkan sistem manajemen talenta ASN demi membangun birokrasi yang transparan, profesional, dan objektif. Afni mengingatkan agar para pejabat yang baru dilantik tidak berpuas diri atau terlena dengan posisi barunya, sebab pengawasan ketat siap mengintai setiap saat.

Proses evaluasi kinerja kini dipastikan lebih terukur dan tidak lagi bergantung pada penilaian subjektif.

“Kita akan terus mengevaluasi, melihat, dan memantau perkembangan Bapak Ibu sekalian. Hari ini seluruh instrumen pengawasan sudah berbasis digital. Semuanya sudah jelas dan terukur,” jelas Afni.

Langkah tegas penataan jabatan berbasis kompetensi ini menjadi komitmen nyata Pemkab Siak untuk menciptakan tatanan pemerintahan yang bersih, responsif, dan berorientasi penuh pada kesejahteraan masyarakat.

 

Tim Redaksi