SIAK,(CHANNEL.CO.ID) – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak. Di tahun pertama kepemimpinan Bupati Afni, Pemda Siak menggelontorkan dana fantastis hingga mencapai kurang lebih Rp7 miliar hanya untuk kontrak pengadaan mobil rental baru. Selasa (16/6/2026)
Namun, pemenang proyek ini, PT. TRITUNGGAL AUTO SEJATI, kini menuai tanda tanya besar terkait kelayakan dan transparansi administrasinya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perusahaan yang beralamat di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak ini memenangkan kontrak raksasa untuk memelihara dan menyediakan kurang lebih 60 unit kendaraan dinas.
Nilai Rp7 miliar dalam satu tahun anggaran tentu bukan angka yang kecil untuk sebuah jasa sewa kendaraan.
Fasilitas Dipertanyakan: Punya Showroom dan Bengkel Layak?
Publik kini mulai mempertanyakan rekam jejak dan infrastruktur yang dimiliki oleh PT. TRITUNGGAL AUTO SEJATI.
Sebagai pemenang kontrak 60 unit mobil, perusahaan ini idealnya memiliki ekosistem bisnis yang mapan. Namun di lapangan, kondisi ini justru memicu keraguan.
Di mana Showroom-nya? Layakkah sebuah perusahaan tanpa basis showroom yang jelas memenangkan proyek bernilai miliaran?
Bagaimana Kesiapan Bengkel Maintanance? Merawat 60 unit mobil dinas bukanlah perkara mudah.
Perusahaan pemenang wajib memiliki bengkel yang representatif untuk urusan krusial, mulai dari servis berkala, penggantian suku cadang (sparepart), hingga perbaikan taktis lainnya.
Jika fasilitas dasar ini tidak memadai, bagaimana nasib aset daerah yang dibiayai uang rakyat tersebut?
Masyarakat menyayangkan jika uang rakyat sebesar Rp7 miliar mengalir ke perusahaan yang diduga minim fasilitas penunjang, yang berpotensi mengorbankan kualitas perawatan kendaraan operasional Pemda.
Pejabat Pemda Siak Bungkam Seribu Bahasa
Dugaan adanya kejanggalan dalam proyek ini semakin diperkuat dengan sikap tertutup dari pihak pengadaan di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Siak.
Saat channel24 ini mencoba melakukan konfirmasi demi keberimbangan berita (cover both sides), Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Siak, Jasmawati memilih untuk menutup diri. Upaya komunikasi yang dilakukan berkali-kali sama sekali tidak membuahkan hasil.
Sudah mencoba menghubungi Kabag Umum Setda Siak, Jasmawati untuk meminta klarifikasi terkait kelayakan PT. TRITUNGGAL AUTO SEJATI sebagai pemenang tender 7 miliar ini.
Namun, saat ditelpon berulang-ulang, bahkan dichatpun yang bersangkutan tidak memberikan jawaban dan memilih bungkam hingga berita ini diturunkan.
Sikap tidak responsif dari pejabat publik ini tentu mencederai semangat keterbukaan informasi publik (KIP).
Bungkamnya Kabag Umum justru menggelindingkan bola liar dan memperkuat spekulasi negatif di tengah masyarakat: Ada apa dengan proyek rental mobil 7 miliar di awal masa jabatan Bupati Afni ini?
Apakah proses tender sudah berjalan objektif, atau hanya formalitas di atas kertas?
Hingga saat ini, publik Kabupaten Siak masih menunggu transparansi dari Pemda Siak dan pembuktian fisik dari kelayakan PT. TRITUNGGAL AUTO SEJATI di Kecamatan Bunga Raya.
Laporan: MASRONI




