SIAK,(CHANNEL.24.CO.ID) – Kondisi pinggiran Jalan Raya Tualang, Kabupaten Siak, yang sempat memicu amarah warga karena dipenuhi semak belukar setinggi hutan belantara, akhirnya mendapat respons cepat. Menjawab keluhan masyarakat terkait ancaman keselamatan di jalan raya tersebut, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tualang bergerak cepat dengan langsung menginstruksikan dan memimpin pemotongan ilalang yang menjulang tinggi tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Langkah taktis ini menjadi angin segar di tengah sorotan tajam warga terhadap kinerja birokrasi lokal, sekaligus membuktikan bahwa masih ada pejabat publik yang memiliki nurani dan kepedulian tinggi terhadap keselamatan warganya.

​Sempat Dikritik Pedas: Slogan “Kota Bersih” yang Dipertanyakan
​Sebelumnya, kondisi Jalan Raya Tualang sempat menjadi buah bibir setelah sebuah video viral memperlihatkan rimbunnya rumput ilalang di pembatas jalan. Kondisi yang kian diperparah oleh guyuran hujan tersebut dinilai sangat membahayakan pengguna jalan karena memakan sebagian bahu jalan dan menghalangi jarak pandang (blind spot).

​Warga yang geram bahkan sempat melayangkan kritik pedas melalui media. Mereka menilai adanya “defisit nurani” dari dinas terkait yang terkesan menutup mata sebelum adanya korban jiwa.

​”Buka dong matanya! Lihat rumput ilalang itu, sudah sangat tinggi dan membahayakan pengguna jalan. Jangan nanti kalau sudah ada tragedi atau kecelakaan, baru pejabatnya muncul sok jadi pahlawan,” ujar salah seorang warga dengan nada geram saat dikonfirmasi Channel24, Rabu (24/6/2026).

​Menjawab dengan Aksi: Pejabat yang Masih Memiliki Nurani

​Tidak butuh waktu lama bagi pihak Kecamatan Tualang untuk merespons jeritan hati masyarakat tersebut. Menyadari potensi bahaya yang mengintai warganya setiap detik, Sekcam Tualang langsung mengambil inisiatif tanpa menunggu birokrasi yang berbelit-belit.

Andri Fauzar menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama yang tidak bisa ditunda-tunda hanya karena ego sektoral atau urusan administrasi.

​”Keselamatan warga Tualang adalah yang utama. Kita tidak bisa saling melempar tanggung jawab atau menunggu anggaran turun sementara nyawa pengendara terancam setiap detik di jalan ini. Begitu mendapat laporan, kami langsung turunkan tim untuk eksekusi lapangan,” tegas Sekcam Tualang, Andri Fauzar, saat meninjau langsung proses pembersihan. Jum’at, (26/6/2026).

​Petugas kebersihan dikerahkan ke lokasi, dan pembersihan jalur hijau serta pembatas jalan langsung dikebut hari itu juga. Ilalang-ilalang tinggi yang sebelumnya menutup pandangan kini telah dipangkas rapi demi mengembalikan keamanan dan kenyamanan para pengendara.

​Aksi tanggap darurat yang ditunjukkan oleh Sekcam Tualang ini langsung menuai apresiasi dari masyarakat sekitar. Warga menilai, sikap tanggap seperti inilah yang dirindukan dari seorang pemimpin daerah.

​”Ini baru pejabat yang masih memiliki nurani kepedulian. Tidak pakai tapi, tidak pakai nanti, langsung dipotong demi keselamatan kami. Semoga aksi gerak cepat seperti ini bisa dicontoh oleh instansi dan pejabat lainnya di Kabupaten Siak,” ungkap salah seorang pengendara yang melintas setelah pembersihan selesai.

​Dengan aksi nyata ini, wajah Jalan Raya Tualang kini kembali bersih, sekaligus menyelamatkan marwah slogan Kabupaten Siak sebagai kota yang bersih, aman, dan peduli pada keselamatan publik.

Laporan: MASRONI