SIAK,(CHANNEL.CO.ID) – Suasana rapat koordinasi di Kecamatak Kandis, Kabupaten Siak mendadak memanas setelah salah satu anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) dapil 4, Jon Paber Pangaribuan meluapkan kemarahannya secara terbuka. Rabu,(17/6/2026)
Kemarahan ini dipicu oleh kekecewaan mendalam atas janji manis Bupati Siak yang dituding menyebarkan kebohongan terkait perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah di kawasan Simpang Libo Baru, Kecamatan Kandis.
Sebelumnya, beredar janji bahwa perbaikan jalan di wilayah tersebut Bupati Siak, Afni Z gajinya akan digunakan untuk memperbaiki jalan tersebut.
Namun, realita di lapangan berbicara lain. Jalanan tetap kupak-kapik, sementara masyarakat terus menjadi korban dari ketidakpastian janji politik tersebut.
Dalam rekaman video yang beredar, legislator dari partai berlambang banteng tersebut berdiri dan langsung menghardik perwakilan dinas serta kontraktor yang hadir. Dengan nada tinggi dan telunjuk mengarah tajam, ia menuntut komitmen konkret alokasi dana perbaikan, bukan sekadar retorika formalitas.
”Bisa enggak ambil keputusan? Dari kau 2 miliar untuk perbaikan jalan! Kau kutip masuk kontraktormu. Selebihnya LSP, berapa mau kau ambil LSP?”
teriaknya lantang di depan forum rapat.
Ia juga menyemprot pejabat yang dinilai hanya hadir sebagai pelengkap tanpa bisa memberikan solusi nyata di tempat.
”Ini PU bisa enggak mengambil kesimpulan? Kalau enggak bisa mengambil kesimpulan, pulang kau! Ngapain kau kemari?!” cecarnya menohok.
”Jangan Membodohi Masyarakat”
Kemarahan anggota DPRD ini semakin memuncak saat membahas beban yang harus ditanggung oleh warga akibat lambatnya penanganan dari pemerintah daerah dan pihak perusahaan. Ia menegaskan bahwa urusan birokrasi dan tarik-ulur anggaran tidak boleh mengorbankan hajat hidup orang banyak.
”Clear permasalahan! Tidak perlu kita membebani masyarakat. Menurut saya pimpinan, ini buat berita acaranya, langsung ditandatangani, clear kita semua keluar dari sini!” tegasnya memungkasi jalannya perdebatan.
Hingga berita ini diturunkan, desakan agar berita acara rapat tersebut segera direalisasikan terus menguat. Masyarakat Kecamatan Kandis, khususnya di Simpang Libo Baru, kini menagih bukti nyata, bukan lagi janji-janji palsu yang hanya manis di atas kertas.
Laporan: MASRONI




